Full width home advertisement

Post Page Advertisement [Top]



     Menyalahgunakan dan memanfaatkan fasilitas pemerintahan untuk kepentingan pribadi dan berbagai bentuknya merupakan tindakan yang tidak etis.

Akan tetapi tindakan-tindakan seperti demikian tidak bisa ditutupi oleh mereka yang memanfaatkan fasilitas pemerintahan untuk kepentingan dirinya sendiri. Ada beberapa kasus yang mungkin dewasa ini sering terdengar oleh masyarakat kebanyakan.

Menggunakan fasilitas pemerintahan di luar negeri untuk kepentingan pribadi ataupun keluarga, menggunakan operasional pemerintah untuk membeli kepentingan pribadi, bahkan seseorang yang menjabat di suatu pemerintahan ataupun swasta yang mengerjakan proyek pemerintah dengan perusahaannya sendiri untuk mendapatkan keuntungan lebih.

Dari contoh yang mungkin sering didengarkan oleh beberapa masyarakat beberapa waktu ini saya rasa akan banyak menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.

Adapun contoh terbaru yang sedang hangat saat ini, yakni Pembentukan Panitia Khusus Angket KPK. Seperti dilansir oleh kompas.id , Pertama, pembentukan institusi pansus jelas dilatarbelakangi oleh beberapa anggota DPR yang marah terhadap KPK yang membuka pernyataan Miryam S Haryani di persidangan yang mengaku ditekan oleh anggota DPR. Penolakan KPK untuk menghadirkan Miryam ke persidangan membuat Pansus marah, kemudian bekerja melebar ke mana-mana, yang justru semakin terlihat aspek kepentingannya.

Kedua, pimpinan Pansus adalah pihak yang sedang berperkara dan telah diperiksa jadi saksi dalam kasus KTP elektronik.

Ketiga, Pansus mendatangi, mendatangkan, dan meminta informasi dari terpidana korupsi dan saksi-saksi yang pernah diperiksa oleh KPK.

Dalam kasus tersebut membuat masyarakat geram dan timbul ketidakpercayaan yang sangat signifikan. Lebih jauh akan menyebabkan kerusakan reputasi pemerintah di mata masyarakat. Maka dari itu, perilaku seperti itu harus dihentikan dengan menguatkan instrumen hukum dan etika dengan sanksi yang jelas. Supaya tindakan pemanfaatan fasilitas kedudukan tidak digunakan untuk kepentingan pribadi ataupun kelompoknya.




Gambar ilustrasi : http://www.tubasmedia.com/wp-content/uploads/2013/07/050713-bb2.jpg

No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]